Minggu, 10 Februari 2008
Harga Telkomnet Semakin Menurun
Kebijakan penurunan harga untuk layanan data Telkomnet Instan yang mencapai 90% atau hanya Rp 1000,- per jam ini ternyata hanya berlaku diwilayah Jawa Timur. Pertanyaanya apakah kebijakan ini adil dan efektif, melihat bahwa pemakai internet dipulau Jawa kan lebih besar dibanding wilayah-wilayah lain di Indonesia.
Kebijakan per Januari 2008 hingga 31 Maret ini sangat kontradiktif, disisi lain Telkom mengklaim bahwa pengguna internet di Jawa Timur masih rendah sehingga perlu kebijakan penurunan tariff, bagaimana dengan Jawa Tengah, DIY yang jaraknya sangat dekat dengan Jawa Timur, apakah mereka tidak iri ketika melihat bahwa browsing internet di Jatim hanya Rp 1000,- dan di DIY Jateng harus membayar 9 kali lebih mahal. Kita juga sudah melihat respon dari teman-teman di Indonesia timur tentang kontroversi kebijakan Telkom ini. Dari Sumbawa, Papua dan lainnya. Mereka melihat bahwa Jawa itu sudah maju tetapi masih dipoles terus. Maksudnya adalah jaringan di Jawa itu bukan hanya Telkom saja tetapi banyak jaringan lain. Sedangkan menurut berita yang saya dapat di sebagian wilayah Indonesia timur hanya dilayani oleh Telkom. Mungkin apabila Telkom memberlakukan penurunan tariff tersebut di Indonesia Timur, saya tidak akan mengkritik seperti ini. Karena mereka perlu re-touch tentang internet yang lebih mendalam. Tetapi permasalahannya di Jatim.
Kemudian informasi penurunan tariff ini di website Telkom tidak dijelaskan untuk wilayah region mana, sehingga saya katakana Telkom masih jelek dalam hal pelayanan, termasuk dengan Telkomnet Instan dan Speedy.
Saya menghimbau kepada pihak PT. Telkom agar penurunan tariff ini diberlakukan flat diseluruh wilayah Indonesia sehingga seluruh komponen dan anak bangsa bisa menikmati internet murah seperti ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar